Tak sedikit calon pengantin zaman sekarang lebih memilih makeup artist dibanding perias tradisional. Salah satu alasannya karena menginginkan tampilan riasan yang lebih modern ketimbang adat. Padahal makeup pengantin tradisional tak kalah menawan. Agar tak kelihatan kuno atau ketinggalan zaman memang ada beberapa hal yang perlu diperhatikan.
Makeup daerah memang kadang terlihat medok karena sering menerapkan warna-warna terang. Tampilan tersebut semakin ramai jika busana pengantin juga berpalet mencolok. Untuk itu, pemilihan warna riasan pernikahan bernuansa adat penting diperhatikan agar keseluruhan tampilan terlihat lebih harmonis.
"Makeup tradisional kadang kelihatan kuno karena pemilihan warna foundation yang terlalu mengikuti pakem, biasanya bernuansa kekuningan. Tapi sekarang kita akan melihat dan menyesuaikan dengan warna kulit asli pengantinnya,"
Selain foundation, perhatikan pula pemilihan teknik dan warna eyeshadow. Jika tak ingin kelihatan kuno dan medok, hindari warna-warna makeup mata yang terlalu mencolok dan teknik cut crease yang menurut Fitri sudah tidak tren.
"Misalnya dulu kalau Sunda eyeshadow harus hijau, sekarang bisa tidak seperti itu. Sekarang lebih ke makeup cantik dan nggak bold. Dulu tren cut crease dan permaikan warna hitam. Sekarang lebih warna tanah, seperti cokelat,"
makeup pengantin tradisional zaman sekarang kebanyakan sudah dibuat lebih modern. Karenanya calon pengantin tak perlu takut menerapkan makeup bernuansa adat di hari bahagia mereka. "Sekarang makeup tradisional sebenarnya mirip-mirip dengan makeup wedding internasional. Internasional juga banyak main di wing eyeliner. Baju mereka kan putih jadi kesannya masih soft. Karena Indonesia banyak warna jadi makeupnya medok apalagi kalau Jawa dipengaruhi paes,
Makeup daerah memang kadang terlihat medok karena sering menerapkan warna-warna terang. Tampilan tersebut semakin ramai jika busana pengantin juga berpalet mencolok. Untuk itu, pemilihan warna riasan pernikahan bernuansa adat penting diperhatikan agar keseluruhan tampilan terlihat lebih harmonis.
"Makeup tradisional kadang kelihatan kuno karena pemilihan warna foundation yang terlalu mengikuti pakem, biasanya bernuansa kekuningan. Tapi sekarang kita akan melihat dan menyesuaikan dengan warna kulit asli pengantinnya,"
Selain foundation, perhatikan pula pemilihan teknik dan warna eyeshadow. Jika tak ingin kelihatan kuno dan medok, hindari warna-warna makeup mata yang terlalu mencolok dan teknik cut crease yang menurut Fitri sudah tidak tren.
"Misalnya dulu kalau Sunda eyeshadow harus hijau, sekarang bisa tidak seperti itu. Sekarang lebih ke makeup cantik dan nggak bold. Dulu tren cut crease dan permaikan warna hitam. Sekarang lebih warna tanah, seperti cokelat,"
makeup pengantin tradisional zaman sekarang kebanyakan sudah dibuat lebih modern. Karenanya calon pengantin tak perlu takut menerapkan makeup bernuansa adat di hari bahagia mereka. "Sekarang makeup tradisional sebenarnya mirip-mirip dengan makeup wedding internasional. Internasional juga banyak main di wing eyeliner. Baju mereka kan putih jadi kesannya masih soft. Karena Indonesia banyak warna jadi makeupnya medok apalagi kalau Jawa dipengaruhi paes,
Komentar
Posting Komentar