1.Ingatlah bahwa ini adalah pernikahan Anda, bukan pesta malam khusus wanita.Salah satu kesalahan terbesar yang dilakukan oleh pengantin wanita adalah menebalkan tata rias–-terlalu banyak lapisan foundation berwarna gelap, gaya smoky eyes yang kelewatan, lipstick yang kelewat kinclong di foto, dan sebagainya. Anda pasti tak ingin meringis jerih melihat foto-foto pernikahan sendiri kelak, seperti saat melihat foto-foto lama zaman pesta dansa perpisahan sekolah. Berpikirlah tanpa batasan waktu. Jangan bereksperimen. Itu untuk lain kali saja. Anda ingin tampil sebagai diri Anda yang paling sempurna untuk hari ini, bukan seperti orang lain.[39][40]
- Ahli tata rias sangat menyarankan agar Anda menjauhi riasan yang menggunakan butiran kerlap-kerlip karena akan menimbulkan kilatan dan kilauan saat difoto, membuat kulit Anda belang-belang putih. Memang bisa saja diedit dan dibuang dari foto, tapi biayanya mahal.
2.Pastikan tata rias Anda sesuai dengan rambut dan gaun. Karena gaun Anda pasti berwarna putih, Anda butuh beberapa warna untuk mengompensasi kekurangan warna ini. Namun, sama dengan wejangan agar tidak berlebihan memakai tata rias, Anda juga tidak ingin memakai tata rias yang salah. Tujuan Anda adalah penampilan kohesif di mana setiap bagian tampak wajar bersama yang lain. Pun bila Anda suka gaya rias tertentu, atau terbiasa mengenakan satu gaya rias tertentu, bukan berarti akan benar-benar cocok dan bagus dipakai bersama tatanan rambut dan gaun saat pernikahan.
- Jika gaun Anda bernuansa romantis, menggembung dan lembut, misalnya, maka gaya smoky eyes dan lipstik merah menyala akan bertabrakan, bukannya saling melengkapi.
- Jika rambut Anda ditata bergaya updo dengan banyak dekorasi, tata rias wajah harus sederhana, namun tetap berkesan segar bak bunga mawar.[43][44]
- Lihatlah majalah-majalah perkawinan, khususnya foto-foto selebriti di karpet merah, untuk memastikan seperti apa dan bagaimana para pakar penata rambut menampilkan gaya yang fantastis tapi tidak mengejutkan.
3.Kumpulkan gambar dan foto penampilan yang Anda suka. Kesalahan lain yang kerap dibuat mempelai wanita adalah menunggu sampai menit-menit terakhir sebelum memutuskan ingin tata rias yang seperti apa. Jadi, pastikan untuk bersiap sejak awal. Keluarkan semua majalah perkawinan dan mulai perhatikan tata rias yang digunakan di situ. Jika ada yang Anda suka, sobek seluruh halamannya dan masukkan ke dalam berkas khusus bertanda “tata rias”. Lihat juga majalah-majalah mode, cari gambar secara daring (jangan lupa dicetak) dan jelajahi berbagai bentuk publikasi lain.[45][46]
- Kenali apa yang Anda suka dari tata rias di setiap gambar yang Anda kumpulkan. Gunakan spidol Sharpie dan tuliskan di sisi halaman.
- Lihat-lihatlah dan buat catatan di berbagai saat berbeda, dan suasana hati yang berbeda pula.
- Setelah Anda mengumpulkan banyak contoh bagus, cobalah memutuskan apakah ada tema tertentu yang menonjol. Misalnya, pernahkah Anda berulang kali menulis bahwa Anda suka warna bibir tertentu? Apakah Anda mendapati diri menulis banyak catatan untuk meringankan warna lingkaran di bawah mata?
4.Pikirkan tentang semua penampilan yang pernah Anda lihat dan sukai. Ingatlah kembali ke semua pesta pernikahan yang pernah Anda hadiri atau menjadi bagian dari panitia, di masa lalu. Kapan Anda ingat pernah berpikir seperti ini saat melihat mempelai wanita, “Wow, dia CANTIK SEKALI!” Anda mungkin tak ingat persis apa dan/atau bagian mana dari tata rias si pengantin yang Anda suka—itu pun kalau memang tata rias yang membuatnya menonjol, tapi Anda tahu satu hal: mempelai wanita itu berhasil dan dia tampak luar biasa. Teleponlah dia. Pasti dia suka dan akan menganggap sebagai pujian. Tanyakan apakah dia melakukan tata rias sendiri. Kalau tidak, tanyakan siapa periasnya. Jika dia memang punya penata rias, mintalah nama dan informasi yang bisa dihubungi.
- Jika Anda benar-benar kesulitan memutuskan soal penampilan, ingatlah satu hal yang jarang gagal: kulit bercahaya, pipi semburat merah muda dan bibir yang juga memerah muda.
Komentar
Posting Komentar