Cara Melakukan Tata Rias Pengantin-Wedding Organizer Majalengka

Hari pernikahan seorang wanita adalah hal yang diimpikan, bahkan direncanakan sejak masa kecil sambil bermain ayunan di taman bermain. Ketika saat itu akhirnya tiba, banyak sekali hal yang harus disiapkan dan dilaksanakan. Salah satunya adalah memilih penampilan tata rias pengantin yang paling sempurna. Hal ini membutuhkan beberapa langkah, termasuk mempersiapkan kulit agar tampak bercahaya, memutuskan siapa yang akan merias Anda, dan jatah waktu untuk melakukan percobaan tata rias itu sendiri (sekali atau dua kali). Termasuk pula kegiatan mempelajari bagaimana menerapkan tata rias dengan benar dan cocok dengan rona kulit. Mulailah sekarang dengan mempelajari segala aspek upaya mencapai tujuan akhir: wajah bersinar yang sesuai dengan sosok Anda, seorang pengantin cantik berwajah semburat malu-malu.


1.Siapkan kulit. Baik Anda lakukan sendiri atau tidak pelaksanaan tata rias pengantin di hari pernikahan, basuh wajah Anda dan gunakan pelembab ringan. Apa pun kegiatan rutin Anda sebelumnya, kini bukanlah saatnya merubah itu. Namun jika Anda melakukan eksfoliasi, jangan memakai penggosok yang kasar. Pilih pembersih kulit yang lembut. Jika Anda punya bercak kulit, usapkan dengan Visine dan jangan diganggu lebih jauh. Fokus utama Anda adalah bagaimana membuat palet atau kanvas wajah yang bersih serta lembut untuk kebutuhan rias dan mendapatkan penampilan kulit yang indah dan alami

2.Biarkan rona dan laras kulit memandu pilihan warna tata rias Anda. Meski memang ada beragam jenis kulit spesifik (diidentifikasi dari 1-6) untuk tujuan dermatologi [3], perusahaan-perusahaan kosmetik memiliki dan menggunakan istilah mereka sendiri untuk menggambarkan warna-warna tata rias sepanjang kontinuum laras kulit. Dan mereka tidak sepenuhnya konsisten soal ini. Sebagai contoh, satu perusahaan menyebut sebuah rona atau warna sebagai rona dasar “gading” yang paling ringan, sementara perusahaan lain menyebut rona yang sama sebagai warna “ringan.” Dus, saat memikirkan rona yang sesuai dengan laras kulit Anda, yang terbaik adalah berpikir dalam konteks cakupan yang luas dari "ringan" ke "sedang" sampai "dalam."[4]
  • Laras kulit Anda – sejuk atau hangat – juga menjadi faktor saat memilih warna pendamping dan pelengkap.
  • Anda dapat menentukan laras kulit dengan trik cepat. Taruh sepotong perhiasan perak dan emas di punggung tangan. Jika yang emas tampak seolah meleleh dan menghilang, berarti laras kulit Anda hangat. Jika perak yang meleleh, berarti laras kulit Anda sejuk.
3.Ketahuilah bahwa primer sangat diperlukan dalam tata rias. Di selang waktu antara saat Anda mulai merias sampai akhirnya memberi salam perpisahan kepada para tamu, banyak yang akan terjadi. Menggunakan primer sebelum tata rias apa pun akan menjamin riasan wajah tetap bertahan selama Anda berdansa, menangis, dan memberi tos saat minum bersama. Anda akan tetap butuh polesan tambahan sesekali, tapi jauh lebih jarang ketimbang jika tidak pakai primer. Lebih jauh, primer akan membantu menghaluskan garis wajah yang kelewat tegas, keriput, juga menyamarkan pori kulit yang terbuka.
  • Gunakan sedikit saja setelah mengenakan pelembab tapi sebelum memoleskan foundation atau alas bedak. Tebarkan secara merata di wajah dan kelopak mata untuk menciptakan basis yang seimbang dan bertahan menghadapi apa saja seharian.

4.Berikutnya, terapkan foundation. Orang kerap berpikir bahwa concealer atau penyamar harus diterapkan lebih dulu sebelum foundation, namun para pakar tata rias tidak setuju.[9][10] Setelah mengenakan primer, biarkan mengering. Salah satu kesalahan terbesar saat merias wajah adalah tidak membiarkan setiap tahapan rias untuk mengering. Bila perlu, nyalakan pengering rambut pada titik yang paling dingin lalu lambaikan bolak-balik melewati wajah sebelum melanjutkan dari satu tahap ke tahap berikutnya.[11]
  • Jika laras kulit Anda sejuk, carilah foundation berdasar merah muda, merah, atau biru.
  • Jika hangat, gunakan foundation berdasar kuning atau emas.
  • Untuk menentukan apakah shade atau corak sudah benar, celupkan Q-tip ke foundation dan oleskan ke bagian tengah rahang bawah. Jika ia hilang, berarti sudah tepat![12]
  • Terapkan foundation dalam lapisan-lapisan tipis, mulai dari tengah wajah dan membaur keluar dengan sikat foundation. Jangan sampai ada garis yang menonjol, jadi berusahalah membaurkan di bawah rahang dan leher.
  • Jangan berlebihan menerapkan foundation. Riasan akan tampak terlalu tebal dan cenderung coreng-moreng.
5.Tambahkan concealer atau penyamar di mana dibutuhkan. Bila foundation ditujukan untuk menyeimbangkan rona kulit, concealers dimaksudkan untuk menyembunyikan, seperti misalnya noda dan lingkaran hitam di bawah mata. Jika Anda hendak menerapkannya sebelum foundation, tipiskan sebagian besar sambil menekankan foundation ke kulit. Untuk menyaput bagian-bagian yang merah atau lingkaran hitam, gunakan sikat concealer untuk menyerapkan concealer cair ke corak yang sama dengan atau setingkat lebih ringan dari rona kulit sepanjang bagian yang bermasalah. Kemudian tepuk-tepukkan sikat itu ke kulit Anda untuk menyebarkan concealer. Kalau belum cukup membaur, celupkan ujung busa rias ke dalam air dan tipiskan concealer ke arah luar.[14][15]
  • Untuk menyembunyikan noda atau bercak wajah, letakkan foundation lebih dulu di atasnya, lalu oleskan concealer sebelum dipaskan dengan bedak. Jika masih tetap kelihatan, tambahkan lebih banyak concealer dan bedak. Pastikan Anda menepuk-nepukkan concealer di noda tersebut. Jangan digosok.
6.Terapkan highlighter atau penegas garis wajah, tapi tipis-tipis saja. Highlighter tidak selalu dipakai orang dalam tata rias, namun tujuannya adalah untuk menegaskan fitur wajah, seperti misalnya membuat mata tampak lebih besar, menambah kemilau dan kesan awet muda. Namun kalau dipakai terlalu banyak, atau dipakai bersama kerlap-kerlip atau hiasan gemerlap, akan merusak hasil foto, jadi pakailah dengan hati-hati dan sewajarnya. Biasanya tersedia dalam bentuk cair dan bedak.
  • Jika Anda menggunakan yang cair, tepuk-tepukkan dengan sikat setelah mengoleskan foundation dalam goresan berbentuk tanda centang. Mulailah dari dekat mata bagian dalam, lalu turun agak melengkung ke lubang hidung, dan terus ke tulang pipi di bagian atas, membaur ke arah pelipis. Lakukan hal serupa di atas alis, tengah hidung, tengah kening, dan dagu.
  • Jika Anda menggunakan bedak highlighter, gunakanlah setelah membedaki dan menyapu lembut di bawah alis, tipis-tipis di pojokan mata dan bagian atas tulang pipi. Jangan gunakan bedak highlighter di bawah mata atau di atas mulut karena akan membuat Anda seolah berkeringat di bagian itu saat difoto.
7.Tentukan warna dasar Anda, dan lanjutkan ke kontur. Di sini Anda punya dua pilihan. Anda dapat menggunakan perona krim atau bedak, atau pasang dasarnya dengan bedak. Jika Anda memilih menggunakan perona bedak, pertama sekali gunakan bedak setengah bening sebagai dasar dan pengendali kilauan. Bedak sejatinya lebih baik dipakai tipis-tipis ketimbang tebal. Tujuannya agar kulit tampak ringan bercahaya, bukan berat karena kelewat tebal. Gunakan sikat ukuran sedang untuk mengusap ringan di kening, kedua sisi hidung dan dagu.
  • Lalu gunakan bedak bronzer yang bercorak setingkat atau dua tingkat lebih gelap dari foundation Anda, lalu sapukan membentuk huruf 3 di kedua sisi wajah.
  • Untuk melakukan ini, mulailah dari garis rambut Anda, bergerak ke bawah di sisi wajah, sampai ke bawah tulang pipi, kembali ke sisi wajah, lalu di bawah rahang.[18][19][20]
  • Siapkan bedak padat. Selalu ada bagian yang kinclong sendiri dan harus segera dibedaki sebelum sesi foto atau saat berada di kamar mandi.
8.Beri pemerah pipi dengan lembut. Tak peduli Anda memakai jenis krim sebelum memakai bedak atau jenis bubuk setelahnya, usapkan pemerah tipis-tipis saja. Anda selalu dapat menambahkan lagi bila perlu. Gunakan pemerah ke pipi lalu ratakan ke arah atas dan ke luar garis rambut. Kecuali Anda ingin hidung tampak merah muda, jangan diusap kesitu. Untuk menuntaskan, usap dengan gerakan mencentang kecil di tulang pipi.[22][23][24]
  • Jika Anda punya rona kulit ringan dengan laras sejuk, warna-warna seperti mawar lembut atau merah muda ala bayi dengan sedikit sentuhan moka atau beige akan tampak bagus.
  • Jika kulit Anda berona ringan dengan laras hangat, pilih warna aprikot keemasan atau persik ringan dengan sedikit bernuansa merah jambu.
  • Jika kulit Anda berona sedang dengan laras sejuk, cobalah warna cranberry, raspberry ringan atau merah jambu mawar.
  • Jika kulit Anda berona sedang dengan laras hangat, carilah warna-warna koral lembut dengan sedikit bernuansa cokelat atau aprikot sunkissed.
  • Jika kulit Anda berona dalam dengan laras sejuk, gunakan perona bercorak plum, anggur dan raspberry.
  • Jika kulit Anda berona dalam dengan laras hangat, perkaya dengan warna suede cokelat atau koral yang dalam bernuansa sedikit tembaga.

9.Beri warna pada mata Anda dengan bayang-bayang dan liner. Para pakar pernikahan biasanya tidak akan menyarankan membuat mata yang gelap dramatis, dan lebih memilih menggunakan liner mata berwarna ketimbang yang hitam, pucat, atau eye shadow berwarna tumpul untuk melengkapi warna mata, plus highlighter agar mata tampak besar. Cobalah eyeliner berwarna cokelat, kelabu, dan hijau, lalu terapkan di kedua alis mata, atas dan bawah, agar mata tampak mencolok. Gunakan eye shadow jenis krim agar tahan lebih lama dan sebaiknya gunakan di kelopak mata, sementara bedak akan lebih baik disapukan ke lipatan mata. Gunakan highlighter bubuk di pojokan mata dan di bawah alis.
  • Perihal warna, cobalah yang bercorak perunggu jika mata Anda hijau, warna moka jika mata Anda hazel, navy dan cokelat gelap untuk mata biru, serta ungu dan kelabu untuk mata cokelat.
  • Basahi sikat eyeliner ke dalam air lalu sapukan ke eye shadow jika Anda ingin menjajarkan mata dengan eye shadow.

10.Tambahkan maskara dan rapikan alis. Di acara pernikahan, pasti akan ada lebih dari sekali acara tangis-tangisan, jadi Anda “wajib” memiliki maskara anti air. Juga, jika Anda memang tidak biasa menggunakan bulu mata palsu, jangan gunakan di hari pernikahan Anda.[29] Sebagai gantinya, pastikan Anda punya alat pelentik bulu mata yang bagus, maskara volumizing dan lengthening. Lentikkan bulu mata sebelum menerapkan dua hal itu. Dengan maskara Anda, mulailah dari akar buku mata lalu lengkungkan ke atas dari sisi ke sisi, sampai ke atas. Pilih warna hitam, karena warna ini bagus buat semua orang.
  • Tuntaskan dengan membingkai wajah menggunakan bedak alis yang sedikit lebih gelap dari warna alami Anda. Sapukan ke garis alami alis, mengarah ke luar sampai pojok mata.

11.Buatlah bibir tampak bagus dan bertahan lama. Sebagaimana Anda butuh agar kulit wajah berpelembab dengan baik sebelum dirias, bibir Anda juga butuh dilembabkan agar tidak kering atau pecah-pecah dan bergaris saat diberi warna. Untuk menghindari ini, gunakan hydrator atau pelembab bibir dan biarkan meresap selama beberapa menit sebelum memberi warna. Pilih warna yang melengkapi pemerah wajah, sambil tetap mengikuti tips ini.[33] Also, while many newer lipsticks claim to last hours, going with a lip stain is a better bet on your wedding day.[34][35]
  • Jika kulit Anda berona ringan dengan laras sejuk, pilihlah warna nude mocha yang ringan dan nude, juga mauve ringan. Jika kulit Anda berlaras hangat, cobalah warna pasir, nude peach atau shell. Hindari merah muda terang, perunggu gelap dan moka gelap.
  • Jika kulit Anda berona sedang dengan laras sejuk, pilihlah warna merah muda mawar, delima atau cranberry; jika kulit Anda berlaras hangat, pilih warna perunggu, tembaga dan kayu manis. Hindari warna-warna nude.
  • Jika kulit Anda berona dalam dengan laras sejuk, cobalah warna-warna kismis, anggur atau merah delima; jika laras Anda hangat, cobalah memakai warna madu, jahe atau perunggu kemerahan. Hindari memakai apa pun yang mengarah ke jingga.[36]
  • Jika Anda menggunakan liner bibir, ulaskan pewarna bibir atau lipstick, jika memang itu yang dipilih, nyaris sampai ke tepian bibir. Gunakan liner bibir untuk menentukan bentuk bibir Anda dan mengunci bentuk itu tetap utuh. Tambahkan sedikit warna dan baurkan keduanya.[37]
  • Jika Anda ingin warna bibir yang lebih berani atau lebih modis, jaga agar mata Anda tetap lembut dan alami agar jauh dari kesan klasik boneka pernikahan.[38]
  • Jangan merapat dan mendecakkan bibir bersamaan karena akan membuat senyum Anda mencong berlepotan.
  • Jangan gunakan lip gloss. Pertama, karena efeknya tidak bertahan lama. Kedua, akan membekas di bibir pengantin pria. Dan terakhir, lip gloss akan menimbulkan kilau di foto.

Komentar